UNPKG

nalapa

Version:

Collection of NodeJS NLP Library for Bahasa Indonesia.

3,269 lines (3,268 loc) 32.5 kB
module.exports = [ "abdas", "aben", "absen", "abstain", "abul", "acah", "acan", "acau", "aco", "acu", "acuh", "acum", "acung", "ada", "adalah", "adang", "adar", "adeh", "adib", "adon", "adu", "adu domba", "adu untung", "aduk", "agih", "agut", "ajak", "ajar", "aju", "ajuk", "ali", "alih", "alih fungsi", "alik", "aling", "alir", "alup", "amang", "ambak", "ambalela", "ambek", "ambil", "ambil alih", "amblas", "ambles", "ambrol", "ambruk", "ambur", "amprok", "ampu", "ampul", "amput", "ancam", "anduh", "angga", "anggap", "anggit", "anggul", "anggur", "anggut", "angkat", "angkut", "angsur", "anjak", "anjal", "anjang", "anjlok", "antamir", "antar", "antem", "antih", "antre", "antri", "antuk", "antul", "anulir", "anut", "anyam", "apkir", "aplus", "aprit", "apung", "arih", "arik", "arsir", "aruk", "arun", "arung", "asah", "asese", "aso", "asong", "asuh", "asung", "ateret", "atung", "atur", "awai", "awalengas", "awas", "awur", "ayak", "ayap", "ayeng", "ayom", "ayum", "ayut", "baban", "babang", "babas", "babat", "babit", "bablas", "baca", "bacah", "bacem", "bacok", "badasi", "bagul", "baham", "bahas", "bajar", "bakak", "bakar", "bakut", "balah", "balas", "balas dendam", "balela", "baliu", "balui", "balun", "bancang", "bancut", "bangkis", "bangkit", "bangkrut", "bangun", "banjir", "banjur", "bantar", "banting", "bantu", "bantun", "bantut", "barbur", "baring", "basmi", "basuh", "batekeng", "baur", "bawa", "bayar", "bayong", "bebar", "bebas tugas", "bebenah", "beber", "bebrek", "bedal", "bedel", "bedol", "bega", "begadang", "behandel", "beka", "bekam", "bekap", "bekuk", "bela", "belahak", "belam", "belandang", "belangah", "belar", "belasah", "belasut", "belater", "belelang", "belendung", "belengket", "beli", "beliak", "belingkang", "belingut", "belintang", "belok", "belontang", "belot", "belu", "belungsing", "bembam", "bembet", "benah", "benam", "bencol", "bengkal", "bengkalai", "bengkar", "bengkelai", "bengkos", "bengoh", "bengong", "bentak", "bentang", "bentar", "bentok", "bentrok", "bentur", "bentus", "benum", "benyoh", "beol", "berangai", "berangkat", "berantas", "berdikari", "berebes", "beredel", "berengut", "berentang", "beri", "beri tahu", "beron", "berongsang", "berontak", "berosot", "bersat", "bersil", "bersin", "bersit", "besero", "besit", "beslah", "besuk", "besut", "betahak", "betot", "biak", "biarpet", "biau", "bicara", "bidas", "bidik", "bikin", "bilang", "bilas", "bimbing", "bimbit", "bina", "binayah", "bincang", "bingkas", "bingkis", "binjat", "bisa", "blepot", "blokir", "bobok", "bocor", "boikot", "boko", "bolot", "bom", "bombardir", "bonceng", "bongkar", "bongmeh", "bopong", "borong", "boyong", "buak", "buang", "buat", "bubar", "bubuh", "bubus", "budur", "buka", "bukut", "bumi hangus", "bumi rata", "bunting", "buntu", "bunuh", "burai", "buru", "busai", "butuh", "butul", "buyar", "buyur", "cabut", "cadai", "cadang", "caduk", "cadung", "cagil", "cagun", "cagut", "cahari", "cakup", "cakus", "calang", "cam", "campak", "campuh", "campung", "campur", "campur aduk", "campur baur", "camuk", "camur", "canak", "cancut", "candak", "cangah", "cangak", "cangam", "cangcang", "cangkel", "cangking", "cangkok", "cangkul", "cangkum", "cangkung", "cangkup", "canguk", "cantol", "cantum", "caos", "capai", "capak", "caplok", "carak", "caran", "cari", "caring", "carter", "caruk", "catat", "catek", "catuk", "cawis", "cebak", "cebik", "cebil", "cebir", "cebis", "cebok", "cecah", "cecap", "cecar", "cecer", "cecok", "cecongor", "cegah", "cegat", "cek", "cekam", "cekau", "cekcok", "cekek", "cekih", "cekik", "cekit", "cekluk", "ceku", "cekuh", "cekup", "cekut", "celaka", "celampak", "celang", "celangak", "celangap", "celapak", "celat", "celatuk", "celengkang", "celentang", "celik", "celinguk", "celis", "celuk", "celum", "cemat", "cempera", "cemplung", "cemuk", "cengam", "cengap", "cengengesan", "cenggek", "cengkelong", "cengkeram", "cengkiwing", "cengung", "cengut", "ceplos", "cerabih", "cerabut", "ceracak", "ceracam", "cerai", "cerak", "cerancang", "ceratai", "ceratuk", "cercap", "cericau", "cerkau", "cerling", "cerocos", "ceroteh", "cerowok", "cerut", "ceteng", "ciar", "cibir", "cibit", "cicik", "cicil", "cicip", "cikun", "cikut", "cilok", "cincang", "cingak", "ciplak", "ciprat", "cium", "coak", "coang", "coba", "coblos", "cocok tanam", "cocol", "codak", "coket", "cokok", "cokol", "coleng", "colong", "colot", "conet", "congklang", "congkong", "congok", "congol", "contek", "coplok", "copot", "cor", "cotet", "cuang", "cuat", "cuci", "cucuh", "cucup", "cugat", "cuil", "cuit", "cukur", "cumepak", "cundang", "cungul", "cuplik", "curai", "cureng", "curi", "curu", "cuti", "dab", "dabih", "dabik", "dabung", "dadek", "daduh", "daduk", "dagel", "dahar", "damik", "dampar", "dampil", "damprat", "dandan", "dangir", "dangka", "dangkap", "danguk", "daras", "datang", "dayu", "debar", "dedah", "dedau", "deder", "deg", "deging", "dekak", "dekam", "dekap", "dekar", "dembai", "demik", "dempok", "dengak", "dengap", "dengar", "dengu", "denyar", "dep", "depang", "deponir", "deprok", "derep", "deres", "derum", "derung", "desak", "detasir", "deutranopia", "diam", "diang", "diar", "didik", "didis", "diksa", "dilak", "diris", "dirus", "diskredit", "dodet", "dodok", "dodos", "dohok", "dolan", "domblong", "dompak", "dompleng", "dompol", "doncang", "donder", "dongak", "dongkak", "dongsok", "dorong", "dosir", "dribel", "drop", "dub", "dubelir", "dublir", "dudu", "duduk", "dudur", "duga", "dugang", "dugas", "dukung", "dungas", "dup", "dupak", "dusin", "eban", "ecer", "edar", "edit", "egah", "egat", "egol", "egos", "eja", "ejan", "ejawantah", "ejek", "ekeh", "eksit", "ekspos", "elak", "elon", "elu", "elus", "embar", "embara", "embat", "embol", "embuh", "embus", "embut", "emis", "emoh", "emol", "emong", "empap", "empar", "empas", "empenak", "empet", "empik", "empo", "empoh", "empos", "empul", "emut", "enap", "enas", "encal", "encang", "encel", "endal", "endon", "endong", "endus", "endut", "engget", "engkang", "enjak", "enjal", "enjut", "enkode", "entak", "entas", "entit", "entot", "enyah", "enyak", "epak", "eram", "ereh", "eret", "erik", "esot", "eyel", "fatur", "forsir", "foya", "futur", "gablek", "gacong", "gadai", "gaflah", "gagai", "gagal", "gagas", "gagau", "gahar", "gaib", "gail", "gait", "gali", "gamik", "gamit", "gampar", "gandeng", "ganding", "ganggang", "ganggu", "ganggu gugat", "ganggut", "ganjak", "ganjar", "ganjing", "ganjling", "gantel", "gantih", "gantung", "ganyah", "ganyang", "gapai", "gaplok", "garap", "garuk", "garut", "gasab", "gasak", "gaul", "gaut", "gayuh", "gayuk", "gayun", "gayut", "gebah", "geblak", "gebok", "gebos", "gebot", "gebrak", "gebu", "gebuk", "gebyur", "gecek", "gedor", "geduyut", "gegaokan", "gegares", "gegas", "gegau", "gegetun", "gejuju", "gela", "gelabur", "geladi", "gelagar", "gelakak", "gelalar", "gelandang", "gelandot", "gelangsar", "gelantang", "gelanting", "gelantung", "gelatuk", "gelayangan", "gelayar", "gelayut", "gelebar", "gelecik", "geledah", "geledang", "geleding", "geledur", "gelegak", "gelek", "gelekak", "gelekek", "gelembur", "gelempang", "gelenang", "gelendot", "gelentang", "gelenting", "gelepar", "gelepek", "gelepur", "geler", "gelesek", "geleser", "gelesot", "geletak", "geletar", "geletik", "geleting", "geletis", "geletuk", "gelicik", "geligi", "geligis", "geligit", "gelimang", "gelimantang", "gelimpang", "gelimun", "gelincir", "gelincuh", "gelinding", "gelingsir", "gelinjang", "gelintang", "gelintar", "gelinting", "gelipar", "gelitar", "gelobok", "gelocak", "gelodar", "gelogok", "gelohok", "gelompar", "gelonggong", "gelongsor", "gelontor", "gelopak", "gelosang", "geloso", "gelosok", "gelotak", "gelugut", "gelulur", "geluncur", "gelup", "gelupur", "gelut", "gemak", "geman", "gemap", "gemaung", "gembleng", "gembol", "gembung", "gembut", "gemelentam", "gemeletak", "gemeletap", "gemeletek", "gemelugut", "gementam", "gemercak", "gemercik", "gemerencang", "gemerencik", "gemerencing", "gemerencung", "gemeresak", "gemeresik", "gemeretak", "gemeretuk", "gemeretup", "gemertak", "gemertuk", "gemerusuk", "gemik", "geming", "gempur", "genang", "gencet", "gencir", "gendong", "gengsot", "genjot", "gentayang", "gepit", "gera", "geragap", "geragas", "geragau", "gerai", "geramus", "gerantak", "geranyam", "gerapai", "gerapu", "gerat", "geratak", "gerawat", "gerayah", "gerayang", "gerbak", "gerbang", "gerbus", "gerecak", "gerecok", "geremet", "gerendeng", "gereneng", "gerenyeng", "gerenyet", "gerenying", "gerenyit", "gerepe", "gerepek", "gerepes", "geresek", "geret", "geretang", "geriak", "geriap", "geridip", "gerinyau", "gerising", "geriuk", "germut", "gero", "gerobok", "gerogot", "gerojok", "gerombol", "gerompok", "geronyot", "geropes", "geropyok", "geros", "gerowot", "gerumuk", "gerumut", "gerundel", "gerunyam", "gerupis", "gerupuk", "gesa", "gesek", "gesel", "geser", "getap", "getik", "getil", "getok", "getu", "gibah", "gibang", "gigit", "gilas", "gili", "giling", "gilir", "gingsir", "giring", "gisar", "gisil", "gites", "gitik", "giur", "glegek", "glenik", "glidik", "goak", "gocek", "gocoh", "goda", "godok", "godot", "goel", "gogok", "gogrok", "gojek", "gojlok", "golak", "golek", "goleng", "goler", "golong", "gombeng", "gondol", "gonggok", "gonggong", "gongseng", "gonjak", "gonjang", "gonjlang", "gonjok", "gontok", "gonyak", "gonyeh", "gonyel", "gonyoh", "goreng", "goroh", "gorok", "gotes", "gotong", "gotong royong", "goyak", "goyang", "grahita", "grambyang", "grecok", "gruwung", "gual", "guar", "gubah", "gubel", "gubit", "gubris", "gugah", "gugat", "guguh", "guguk", "gugur", "guit", "gulir", "gumbuk", "gumelaran", "gunyam", "gurah", "gurik", "gurit", "gurub", "gusah", "gusar", "gusel", "gusrek", "gusul", "gusur", "gutik", "gutuk", "guyon", "guyur", "habis", "hadir", "hafal", "haiking", "haj", "hajar", "halang", "halau", "hambat", "hambur", "hamil", "hampar", "hancur", "hancur lebur", "hangus", "hantam", "hantar", "hantir", "hanyut", "hapus", "harap", "harawan", "hasut", "heban", "hela", "hembalang", "hempap", "hempas", "heng", "hengkang", "hias", "hibob", "hibur", "hidang", "hidu", "hidup", "hilang", "hilau", "himpun", "hinap", "hindar", "hinggap", "hinggut", "hirap", "hirau", "hirup", "hitung", "hubung", "huni", "hunjam", "hunus", "huyung", "ibing", "ibrit", "idap", "igal", "igau", "ihdad", "ihsas", "ihtimal", "iktikaf", "ikut", "ikut serta", "ilai", "ilar", "ilas", "ili", "iling", "imak", "imbau", "imbit", "imkan", "impas", "impi", "impit", "inap", "incar", "incrit", "indap", "indehoi", "indekos", "indik", "inding", "inga", "ingat", "ingau", "ingkah", "ingkar", "ingsar", "ingsut", "insar", "inslan", "intai", "internir", "intip", "inzar", "iprit", "ipuk", "iqra", "irik", "iring", "isap", "istianah", "istibra", "istimtak", "istinja", "istirahat", "itibak", "itisal", "iudisasi", "jabat", "jabat tangan", "jadi", "jaga", "jahit", "jaja", "jajah", "jajak", "jajal", "jalar", "jalin", "jamah", "jambret", "jamin", "jangkah", "jangking", "jangkit", "jangol", "jatuh", "jawil", "jayeng", "jazam", "jebai", "jebar", "jebluk", "jebol", "jebrol", "jedot", "jegal", "jegil", "jeksi", "jela", "jelabak", "jelajah", "jelalat", "jelanak", "jelang", "jelangak", "jelapak", "jelar", "jelau", "jelejeh", "jelempah", "jelengar", "jelepak", "jelepok", "jelih", "jelimpat", "jeling", "jelir", "jelit", "jelma", "jelujur", "jelum", "jelungkap", "jelunut", "jelut", "jembak", "jempalit", "jemput", "jemur", "jenat", "jendel", "jengang", "jengek", "jengget", "jengguk", "jenggut", "jengit", "jengkang", "jengkek", "jengkelit", "jengkeng", "jengket", "jengking", "jengkit", "jengkolet", "jenguh", "jenguk", "jengul", "jenjeng", "jentik", "jepet", "jepit", "jeprat", "jepret", "jerahap", "jerait", "jeramah", "jerambai", "jerang", "jerangkak", "jerangkang", "jerap", "jerba", "jerbak", "jeremak", "jeremba", "jerembap", "jerembat", "jerembun", "jerempak", "jerohok", "jerojol", "jerongkok", "jerongkong", "jerukun", "jerukup", "jerum", "jerumat", "jerumus", "jerungkau", "jerungkung", "jerunuk", "jetis", "jewer", "jibaku", "jijit", "jila", "jilam", "jilat", "jimbit", "jimpit", "jingap", "jingau", "jingkat", "jingkik", "jingkrak", "jingu", "jinjing", "jinjit", "jiplak", "jirus", "jitak", "jiwit", "joang", "jobak", "jodong", "joging", "jolak", "jolek", "jolok", "jolong", "jolor", "jompak", "jongkang", "jongkok", "jonjot", "jorjoran", "jorok", "jotos", "jual", "juang", "jubel", "jublek", "juju", "jujuh", "jujut", "julang", "juluk", "julur", "jumpa", "jumpalit", "jumput", "junam", "jungat", "junggang", "jungkal", "jungkang", "jungkar", "jungkat", "jungkir", "jungkir balik", "jungkit", "junjung", "juntai", "jupang", "jura", "kabat", "kabir", "kabit", "kabruk", "kacir", "kadahajat", "kail", "kais", "kakah", "kakok", "kalah", "kalai", "kalicau", "kalih", "kalingan", "kamban", "kambang", "kambuh", "kambus", "kamit", "kampai", "kampul", "kandar", "kandas", "kandut", "kansel", "kantil", "kapah", "kapai", "kaplok", "kapung", "karam", "karangwulu", "karau", "karih", "kasdu", "kasep", "kasi", "kasip", "kasmaran", "katah", "katiti", "katut", "kaut", "kaver", "kawin", "kayai", "kayau", "kayun", "keblangsak", "keblinger", "kebur", "kebut", "kecak pinggang", "kecam", "kecamuk", "kecimik", "kedau", "kedek", "keduk", "kejan", "kejar", "kejuju", "kekas", "kekeh", "kekek", "kekol", "keladau", "kelai", "kelantang", "kelebat", "kelebu", "keledar", "kelejat", "kelelap", "kelelot", "kelemban", "kelempai", "kelemping", "kelengar", "kelenggara", "kelepai", "kelepat", "kelepek", "kelepur", "keleseh peseh", "kelesot", "keliar", "kelibang", "kelikik", "kelimpanan", "kelincir", "kelinjat", "kelintar", "kelis", "kelit", "kelocak", "kelokak", "kelola", "kelolong", "kelon", "kelosok", "kelotok", "keloyak", "keloyor", "keluar", "kelubak", "kelukur", "kelun", "keluna", "kelupas", "kelupur", "keluron", "keluyur", "kemam", "kemari", "kemaruk", "kembali", "kembang", "kembang biak", "kembeng", "kembol", "kembur", "kementam", "kemplang", "kemu", "kemut", "kena", "kenal", "kenan", "kenang", "kencing", "kendana", "kendong", "kensel", "kenyam", "kenyit", "kenyut", "kepai", "kepit", "keplak", "kepleset", "keplok", "kepoh", "kepol", "keprek", "kepret", "kepris", "kepruk", "kepuh", "kepung", "keram", "keramas", "keranjat", "kerbat", "kerbuk", "kercing", "kercit", "kerebok", "kereceng", "kerecik", "keremus", "kerenyot", "kerepes", "kerese pese", "keriap", "keriau", "kericau", "kerikit", "kerinan", "kerinjang", "kerja", "kerjap", "kerkah", "kerkap", "kerkau", "kerlap", "kernai", "kernying", "kerobek", "kerosi", "keroyok", "kerubung", "kerubut", "kerukut", "kerumit", "kerumun", "kerumus", "kerutak", "kesak", "kesam", "kesambet", "kesang", "kesek", "kesel", "keseleo", "keseser", "kesiap", "kesiur", "kesomplok", "kesot", "ketap", "ketaton", "ketemu", "keteter", "ketiban", "ketil", "ketis", "ketrek", "kewuh", "khalas", "khitan", "kiah", "kial", "kiam", "kiat", "kibar", "kibas", "kicut", "kidar", "kikih", "kikik", "kikis", "kilap", "kilir", "kimbah", "kimbang", "kimpus", "kincah", "kincak", "kincang", "kincau", "kincit", "kinja", "kinjat", "kintil", "kipai", "kiprat", "kirai", "kirap", "kirik", "kirim", "kirung", "kisai", "kitar", "kitik", "klaim", "koaksi", "koar", "kobak", "kobar", "kobol", "kocok", "kocor", "koit", "kojol", "kojor", "kokang", "kolaps", "komentar", "komit", "kompes", "konan", "kondangan", "konfirmasi", "kongko", "konstatir", "konter", "koordinasi", "kopah", "kopyok", "kosek", "kosel", "kotes", "kover", "kowek", "kuadrisep", "kuai", "kuar", "kubak", "kubik", "kubistik", "kubit", "kucek", "kucil", "kucur", "kudang", "kuis", "kujut", "kulai", "kulum", "kumbah", "kumpar", "kumpul", "kumur", "kumut", "kuncup", "kundang", "kunduran", "kungkum", "kunjung", "kuntit", "kunyah", "kupas", "kupil", "kusal", "kusik", "kusruk", "kusu", "kuta", "kutak", "kutat", "kuti", "kutik", "kuting", "kutip", "kuud", "labang", "labrak", "labres", "labun", "labur", "lacut", "laden", "lagang", "lahir", "lais", "lakak", "laku lajak", "lakur", "lalak", "lalau", "lalu", "lalu lintas", "lamar", "lambai", "lamin", "laminating", "lampan", "lampang", "lampar", "lampir", "lampung", "lamun", "lanang", "lancong", "lancur", "lancut", "landa", "landau", "langah", "langgan", "langgar", "langgung", "langkang", "langkau", "langkup", "langsir", "langut", "lanja", "lanjak", "lanjau", "lanjuk", "lansir", "lantah", "lantak", "lantan", "lantar", "lantik", "lanting", "lantun", "lantung", "lantur", "lanus", "lanyak", "lapah", "lapak", "lapih", "lapor", "larah", "larai", "larang", "larat", "larau", "lari", "larih", "larik", "lasah", "lata", "latam", "latas", "latih", "latis", "lawat", "layah", "layam", "layan", "layap", "layas", "layat", "layuk", "layur", "layut", "lebas", "leber", "lecit", "lecun", "ledak", "ledeng", "leding", "ledos", "leduk", "lego", "legu", "leja", "lejit", "lekam", "leku", "lelai", "lelap", "lelar", "leleh", "lelep", "lembai", "lembak", "lembung", "lempah", "lempai", "lempap", "lempar", "lempem", "lempoh", "lempuh", "lencit", "lenda", "lendeh", "lendot", "lengak", "lengat", "lenge", "lenggak", "lenggong", "lenggor", "lenggut", "lengong", "lengos", "lengseng", "lengser", "lengset", "lengung", "lenja", "lenjan", "lenser", "lenset", "lentang", "lenting", "lenyeh", "lenyut", "leot", "lepap", "lepih", "lepit", "lepoh", "lepot", "lepur", "lerah", "lerok", "lerot", "lesang", "lesap", "leset", "lesit", "lesot", "letis", "letos", "letup", "letus", "lewa", "lewar", "lewat", "liau", "libas", "libat", "libur", "ligar", "ligas", "ligat", "ligih", "lihat", "likut", "lilah", "lilau", "limbai", "limbang", "limbur", "limpah", "limpas", "limpau", "linang", "lincam", "lindas", "lindik", "lindis", "lindung", "lindur", "lingkis", "lingkung", "lingkup", "lingsir", "linjak", "linyar", "lipat", "lipur", "liput", "lirik", "liwat", "liwet", "locok", "locot", "loloh", "lolos", "lombar", "lomot", "lompat", "lompok", "lonco", "londong", "longo", "longok", "longong", "longsor", "lontai", "lontar", "lorot", "loso", "loyong", "luap", "luber", "lucup", "lucut", "luik", "lukat", "lukis", "luluh", "luluh lantak", "lulum", "lulur", "lulus", "lumang", "lumar", "lumas", "lumpuk", "lumur", "lumus", "luncas", "luncur", "lungguh", "lungsar", "lungsung", "lungsur", "lunjur", "lunta", "lunyah", "lupa", "lupuh", "luput", "luru", "luruh", "lurut", "lutu", "luyut", "mabriuk", "mabuh", "madmadah", "mafhum", "maherat", "maido", "main", "mairat", "majati", "maju", "makan", "makantuh", "makbul", "maki", "maklum", "maksum", "maktub", "makzul", "malagandang", "malih", "malun", "mambek", "mampir", "mampus", "mancur", "mandam", "mandek", "mandi", "mandir", "manfaat", "mangap", "mangau", "mangayubagya", "manggung", "mangkat", "mangu", "manjau", "manjeri", "mansukh", "manufaktur", "manunggal", "mardud", "martandang", "masak", "masap", "mastautin", "masuk", "mati", "mawas diri", "mawin", "mawut", "mazkur", "megar", "mejeng", "mekar", "mel", "melangkup", "melek", "meler", "melesek", "meleset", "melik", "melotot", "membal", "memble", "memek", "mempan", "menampun", "menang", "mencak", "menceret", "menclok", "mencok", "mencret", "mendak", "mendap", "mendreng", "menep", "mengah", "mengap", "mengapmendam", "menggala", "mengicip", "mengirat", "mengkelan", "mengkeret", "mengking", "mengkis", "mentas", "menteleng", "mentis", "mentok", "menung", "meracang", "merat", "merkah", "merlilin", "mertamu", "merwatin", "mesem", "meta", "mewari", "mewek", "midar", "midodareni", "milir", "mimisan", "mindring", "minggat", "minggir", "minta", "minum", "mirih", "mirik", "miskram", "misuh", "modar", "mogok", "mohon", "molor", "momong", "moncor", "mondong", "monggol", "mongkok", "muai", "muat", "mudik", "mudun", "mufaham", "mufarik", "mufasal", "mulai", "mulazamah", "mulur", "mumbul", "muncrat", "muncul", "mundur", "mungkir", "muntah", "muntup", "muring", "murka", "murtad", "murup", "murus", "musnah", "musytak", "mutih", "mutung", "muwajahah", "muwari", "nafar", "nahak", "naik", "naik kelas", "naka", "nala", "nanap", "nangkring", "nasakh", "naung", "nayap", "nebeng", "nenen", "nenes", "nerak sarak", "ngaji", "nganga", "ngebut", "ngeceng", "ngeden", "ngenas", "ngoyo", "nidera", "nimbrung", "nomplok", "nongol", "nukil", "nunut", "nuzul", "nyana", "nyanya", "nyanyah", "nyanyi", "nyanyu", "nyapnyap", "nyentrik", "nyenyeh", "nyerocos", "nyit", "nyolnyolan", "nyungsung", "nyunyut", "nyureng", "obar", "obral", "obrol", "oceh", "ogah", "ogam", "ogok", "oja", "ojok", "olek", "oles", "olet", "omel", "omprong", "oncat", "oncek", "ondok", "ongkang", "ongkok", "onyok", "onyot", "oper", "oplos", "orak", "oret", "over", "oyak", "oyok", "pacek", "pacik", "pacok", "pacuk", "paes", "pagas", "pagut", "pahat", "pajan", "pajang", "pakai", "paksa", "pakuk", "palar", "pale", "paling", "palis", "palun", "pamer", "pamit", "pampang", "pana", "pancakara", "pancal", "pancar", "pancar terus", "pancit", "panco", "pancur", "pancut", "pangah", "panggang", "panggih", "panggil", "pangkah", "pangkas", "pangkek", "pangku", "pangkung", "pangling", "pangpet", "panguk", "panjat", "pantak", "pantik", "panting", "pantul", "papah", "papas", "papras", "parih", "parkir", "parun", "pasrah", "pasuk", "patungan", "paut", "payu", "pecah", "pecah belah", "pecat", "peduli", "pegang", "pegari", "pegat", "pei", "pejam", "pekau", "peking", "pekis", "pelanting", "pelas", "pelaspas", "pelecok", "peleh", "pelekok", "pelencit", "pelengak", "pelesat", "peleset", "pelesir", "pelihara", "pelintir", "pelonco", "pelorot", "pelosot", "pelotot", "peluk", "pencar", "pencet", "pencil", "pencut", "penda", "pendam", "penggal", "pengin", "pengkis", "pensiun", "pental", "pentang", "peper", "pepet", "perah", "perai", "peram", "perangah", "peranjat", "perap", "peras", "perata", "perbal", "percaya", "percit", "percul", "perenyak", "peretel", "pergi", "pergok", "periksa", "perinci", "peringis", "perkosa", "perleng", "perlup", "perlus", "permak", "perogol", "perosok", "persekusi", "persil", "pertal", "peruak", "peruk", "perusa", "petal", "petia", "petik", "peting", "piara", "picing", "picit", "pidi", "pijah", "pijat", "pijit", "pikau", "pikir", "piknik", "pilah", "pilih", "pimpin", "pinar", "pincut", "pinda", "pindah", "pindah tugas", "pindai", "pingit", "pingkal", "pingkau", "pingsan", "pinjam", "pintal", "pintang", "pintas", "pipil", "pipis", "pirau", "pirik", "pirsa", "pisit", "pitar", "piting", "pocok", "polah", "polang", "poldan", "polok", "porot", "poser", "potel", "potol", "prakira", "prangas", "pretel", "procot", "protes", "puasa", "puatang", "pugak", "pugar", "pugas", "pujut", "pukah", "pukul", "pulang", "pulih", "pumpun", "punggah", "pungkang", "pungkas", "pungut", "puntal", "puntir", "punya", "pupuh", "purik", "puruk", "pusing", "putar", "putar balik", "putar lidah", "putus", "raba", "rabet", "rabut", "racak", "racau", "racik", "racuh", "rada", "radah", "radak", "ragang", "ragas", "ragung", "ragut", "raib", "raih", "rajalela", "rajang", "rajuk", "rakap", "rakut", "rambah", "ramban", "rambat", "rambeh", "rames", "rampas", "rampat", "rampung", "ramu", "ranca", "randah", "randai", "randak", "randau", "randek", "randuk", "randung", "rangai", "ranggah", "ranggak", "ranggul", "rangkak", "rangkam", "rangkang", "rangket", "rangkit", "rangkul", "rangkung", "rangkus", "rangkut", "rangum", "rantam", "rantuk", "ranyah", "ranyau", "ranyun", "rapah", "rapai", "rapal", "rapu", "rapung", "rapus", "rarai", "rarak", "rasai", "ratap", "raun", "raup", "raut", "rawat", "rayah", "rayan", "rayau", "rebah", "rebak", "rebas", "rebat", "rebu", "rebus", "rebut", "recet", "recik", "reda", "redah", "redik", "redusir", "regah", "regas", "regat", "reguk", "regup", "rehat", "rejah", "rejan", "rejeng", "rejuk", "rekah", "rekat", "reken", "rekurs", "rela", "relai", "relaksasi", "relas", "remas", "rembah", "rembes", "rembih", "rembut", "remet", "rempa", "rempah", "rempuh", "renang", "rencah", "rencat", "rencet", "rendam", "rendeng", "rendong", "renek", "rengap", "rengeh", "rengek", "rengeng", "renggek", "renggut", "rengkeh", "rengket", "rengkudah", "rengkuh", "rengut", "renjeng", "renjong", "renta", "rentap", "rentas", "rentet", "renti", "rentik", "renung", "renyeh", "repek", "repes", "repet", "repormir", "rerot", "resan", "resap", "resek", "resik", "resonan", "retek", "retet", "retih", "retur", "rewak", "rewet", "riba", "ricau", "ricik", "rihat", "rileks", "rilis", "rincis", "ringih", "ringik", "ringis", "ringkik", "ringking", "ringkuk", "ringkus", "ringsing", "rintang", "rintas", "rintih", "risak", "risik", "ritul", "riung", "roboh", "robok", "robot", "rodok", "rogoh", "rogok", "rogol", "rojeng", "rojol", "rombak", "romet", "romok", "rompak", "rompal", "ronce", "ronda", "rondok", "roneo", "ronggok", "ronggong", "rongkok", "rongos", "rongrong", "ronta", "rontok", "ronyeh", "rorod", "rosok", "rosot", "rotok", "rowot", "royak", "royer", "ruak", "ruat", "rubung", "rujah", "rujuk", "rumpi", "rumrum", "rumuk", "rumung", "runduk", "rundung", "runggas", "runggut", "rungkau", "rungus", "rungut", "runjam", "runjang", "runtas", "runti", "runtih", "runtuh", "runtun", "runyut", "ruok", "rurut", "rutuk", "ruwat", "ruyak", "saba", "sabat", "sabet", "sabot", "sabung", "sadai", "sadap", "sadau", "sadran", "sah", "sahkan", "sahur", "sai", "saing", "saji", "sakap", "salah guna", "salin", "salip", "salir", "salur", "sama rata", "samapta", "sambar", "sambat", "sambet", "sambi", "sambit", "sambung", "sambut", "sampai", "sampat", "samper", "samplok", "sampuk", "samseng", "samun", "sandar", "sanggah", "sanggam", "sanggama", "sanggang", "sanggat", "sanggep", "sanggit", "sanggrah", "sanggup", "sangka", "sangkal", "sangkil", "sangkut", "sangling", "sangrai", "sangsang", "sanjung", "santak", "santap", "santase", "sarap", "saring", "sarju", "saruk", "sasap", "satih", "satron", "satu meja", "satu padu", "saum", "sauna", "sawer", "seba", "sebar", "sebar luas", "sebat", "sebaur", "sebeng", "sebet", "sebit", "sebrot", "sebuk", "sebut", "sedak", "sedekap", "sedot", "seduh", "segak", "segeh", "sejingkat", "seka", "sekap", "sekrap", "selaju", "selak", "selam", "selangkup", "selap", "seleler", "selembana", "selenggara", "selentik", "selenting", "seleo", "selepat", "selerak", "selesai", "seletuk", "seleweng", "selibut", "seligit", "selimpang", "selinap", "selindung", "seling", "selingar", "selingkup", "selip", "selirak", "selisik", "selisip", "selisir", "seliwer", "selomot", "selongkar", "selonjor", "selonong", "seloyong", "seluduk", "seludup", "selulup", "selulur", "selundup", "selungkup", "selusuh", "selusup", "selusur", "semak", "seman", "semaput", "semaya", "semayam", "sembai", "sembam", "sembat", "sembelih", "sembuh", "sembul", "sembunyi", "semburat", "sempal", "sempat", "sempil", "sempul", "sendar", "sendel", "sendorong", "sengaja", "sengam", "sengap", "senggau", "senggayut", "sengget", "senggol", "sengguk", "senggut", "sengih", "sengkak", "sengkarut", "sengkeling", "sengker", "sengkil", "sengkilit", "sengsam", "sentak", "sentap", "sentil", "sentuh", "sentuk", "seok", "sepah", "sepai", "sepel", "sepuk", "sera", "serah", "serak", "serampuk", "serana", "serandung", "serang", "seranggung", "serangsang", "seranta", "serap", "serbak", "serbu", "serempet", "serengam", "serengeh", "sergap", "serimpet", "serkai", "serlah", "serobok", "serobot", "serondol", "serondong", "seropot", "serosoh", "serot", "serta", "sertu", "seruak", "seruduk", "serunda", "serundang", "seruput", "seruyuk", "sesah", "sesap", "sesar", "setiar", "setop", "setor", "setoter", "sewaka", "sewat", "siaga", "siah", "siakon", "siam", "siap", "siap sedia", "siap siaga", "siar", "siat", "sibak", "sibir", "sidai", "sidik", "siduga", "sigung", "sila", "silih", "silik", "silok", "silvikultur", "simak", "simbur", "simpak", "simpan", "simpang siur", "simpir", "simpuk", "sinambung", "singahak", "singgah", "singgir", "singgit", "singgul", "singgung", "singkak", "singkap", "singkir", "singsat", "singsing", "sintung", "sinyalir", "siram", "siru", "sisalak", "sisih", "sisip", "sisurut", "sitir", "siuh", "siuk", "siur", "skors", "sodor", "sohor", "soja", "sokom", "solang", "sombol", "somplok", "sompoh", "sompok", "sondang", "songel", "sontek", "soren", "sorong", "sortir", "sosoh", "sosor", "sowan", "sparing", "srempet", "start", "stilir", "sua", "sublim", "sudet", "sudi", "suduk", "sugar", "suguh", "sujud", "sukun", "sulang", "sulut", "sumbang", "sumbar", "sumbur", "sunam", "sundak", "sundul", "sunggi", "sunggit", "sungkah", "sungkap", "sungkem", "sungkit", "sungkuk", "sungkum", "sungkur", "sunjam", "suntih", "suntik", "sunu", "suruh", "suruk", "susul", "susung", "susup", "suten", "taazur", "tabarak", "tabayun", "tabok", "tabrak", "tabun", "tabur", "tabzir", "tadabur", "tadung", "tafadal", "tagak", "tagih", "tahajud", "tahalul", "tahar", "tahbis", "tahnik", "tahu", "taja", "tajali", "takak", "takarub", "takhlik", "taki", "takjil", "takluk", "takol", "takung", "takwin", "talah", "talar", "talu", "talun", "tamat", "tambal", "tambat", "tambuh", "tambus", "tampak", "tampar", "tampel", "tampi", "tampik", "tampil", "tampung", "tanai", "tanak", "tanam", "tanang", "tancang", "tancap", "tandang", "tandur", "tangap", "tangas", "tanggal", "tanggang", "tanggar", "tangguh", "tanggulang", "tanggung", "tangkal", "tangkap", "tangkil", "tangkis", "tangkuk", "tangkup telentang", "tantang", "tanwujud", "tap", "tapa", "tapuk", "tapung", "tarang", "tarik", "tarjih", "tartil", "tarung", "tasrih", "tasyayuh", "tatai", "tatang", "tatap", "tatar", "tatih", "tating", "tau", "taul", "taung", "taur", "taut", "tawa", "tawadu", "tawaf", "tawajuh", "tawak", "tawakal", "tawan", "tawaruk", "tayang", "tebah", "tebak", "tebang", "tebar", "tebas", "tebok", "tebus", "tedak", "teguk", "tegun", "tekad", "tekan", "tekel", "teken", "tekik", "tekuk", "tekur", "telabat", "telan", "telangkup", "telanjang", "telanjur", "telantar", "telap", "tele", "telekan", "teleku", "telikung", "telimpuh", "telingkah", "telungkup", "telusuk", "telusur", "telut", "telutut", "temabur", "temangga", "temas", "tembak", "tembis", "tembus", "tempa", "tempel", "temperas", "temperau", "tempiar", "templok", "tempoh", "tempong", "tempuh", "tempur", "temu", "temungkul", "tendang", "tengadah", "tenggak", "tenggehem", "tenggek", "tenggelam", "tengger", "tengkar", "tengker", "tengkurap", "tengok", "tenjet", "tenok", "tenteng", "tentir", "tepam", "tepik", "tepis", "teral", "teran", "terang jelas", "terau", "terban", "terbang", "terbis", "terbit", "terika", "terima", "terjang", "terjemah", "terjun", "terka", "terkam", "terkap", "terkup", "terobos", "terok", "teroka", "terombol", "terpa", "terubus", "terum", "terus", "terus terang", "tes", "tetak", "tetap", "tetar", "tetas", "tewas", "tiada", "tiarap", "tiba", "tidur", "tigas", "tikung", "tilap", "timang", "timbau", "timbrung", "timbuk", "timbul", "timbus", "timpa", "timpal", "timpuh", "timpuk", "tindak lanjut", "tindan", "tindas", "tindih", "tindik", "tinggal", "tinggung", "tingkar", "tingkuh", "tinjau", "tinting", "tirah", "tirakat", "tiru", "tisik", "titar", "titi", "titip", "tiup", "tobak", "tobat", "todong", "togan", "tolak", "tolap", "toleh", "tolong", "tomang", "tombok", "tongkor", "tongkrong", "tongol", "tongsan", "tonjok", "tonton", "topek", "toreh", "tores", "torne", "towel", "toyor", "traktir", "transfer", "tuang", "tuduh", "tugas karya", "tugur", "tui", "tujah", "tuju", "tujuh bulan", "tukai", "tukam", "tukar", "tukas", "tukik", "tular", "tulis", "tumbang", "tumbuh", "tumpah", "tumpang", "tumpang sari", "tumpas", "tumpil", "tumplak", "tumungkul", "tunak", "tunang", "tundang", "tunduk", "tundung", "tunggang", "tungging", "tunggu", "tungkap", "tungkul", "tungkup", "tunjal", "tunjam", "tunjang", "tunjuk", "tuntun", "tuntut", "tunu", "tura", "turba", "turis", "turne", "turun", "turut", "tusir", "tusuk", "tutu", "tutuh", "tutuk", "uan", "uar", "ubah", "ubah bentuk", "ubah suai", "ubang", "ubek", "uber", "ubit", "ucek", "ucok", "udak", "udek", "udut", "ugem", "uis", "uit", "ujuk", "ukir", "ulang", "ulang kali", "ulem", "ulen", "ules", "ulik", "ulit", "uluk salam", "ulur", "umbang", "umbar", "umpet", "umpil", "uncit", "undak", "undan", "undang", "unduh", "undur", "ungam", "unggah", "unggis", "unggit", "unggut", "ungkah", "ungkai", "ungkap", "ungkat", "ungkil", "ungkit", "ungkur", "ungsi", "unjuk", "unjun", "unjung", "unjur", "unun", "unyai", "upak", "upam", "upar", "upawasa", "urah", "urik", "urip", "uruk", "urun", "urung", "urup", "urus", "urut", "usah", "usai", "usak", "usap", "usir", "usung", "usut", "utik", "utus", "vide", "wafat", "wajib", "walak", "waleh", "warid", "wasalam", "wawas", "wawas diri", "wayuh", "wedar", "wijik", "wiladah", "wisata", "wudu", "wungon", "zabah" ]